Ricuh di Wamena: Syukuran Bupati Berujung Bentrok, Mobil Dibakar, Enam Orang Terluka
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Senin, 17 Mar 2025
- print Cetak

Bentrok Massa di Wamena: Syukuran Bupati Berubah Mencekam
Wamena, INC MEDIA – Perayaan syukuran Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya yang seharusnya berlangsung damai di Lapangan Sinapuk, Sabtu (15/3/2025), berubah menjadi ajang bentrok brutal antar warga. Insiden ini dipicu oleh sejumlah orang yang dipengaruhi minuman keras hingga memicu aksi saling lempar batu, kayu, bahkan panah.
Kericuhan bermula saat massa dari area bakar batu mulai melempar batu dan kayu ke arah panggung utama. Aksi ini langsung dibalas oleh massa di tengah lapangan, hingga situasi tak terkendali. Aparat keamanan yang berusaha melerai justru menjadi sasaran amukan massa.
BACA JUGA : PW IPNU Lampung Gelar Roadshow Ramadhan di Lampung Barat, Perkuat Melek Digital
Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, membenarkan bahwa empat anggota Polres Jayawijaya mengalami luka akibat lemparan batu. Sementara itu, tiga warga sipil juga dilaporkan mengalami luka-luka. Bentrokan ini juga mengakibatkan perusakan tujuh kendaraan, termasuk satu truk milik Polres Jayawijaya yang dibakar massa.
Untuk membubarkan massa, aparat terpaksa menembakkan gas air mata. Namun, situasi semakin memburuk ketika massa yang marah justru menyerang petugas dan membakar kendaraan dinas di sekitar lokasi kejadian.
Bentrokan baru berhasil diredam setelah aparat gabungan dari Polres Jayawijaya dan Brimob dibantu oleh TNI turun tangan. Untuk menghindari potensi kericuhan lanjutan, pihak kepolisian langsung melakukan patroli serta penyekatan di beberapa titik di dalam Kota Wamena.
BACA JUGA : Drama Penangkapan di Tol Terpeka: Tembakan Peringatan Warnai Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu
Hingga kini, polisi masih menyelidiki lebih lanjut penyebab utama bentrokan serta mencari pelaku utama yang memicu insiden tersebut. Situasi di Wamena masih dalam pengawasan ketat aparat guna menghindari kericuhan susulan.
(Redaksi)
- Penulis: Haris Efendi



