Tubaba, INC MEDIA – Dinas Sosial Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Kali ini, respons cepat mereka berhasil mengaktifkan BPJS seorang pasien sakit parah dari Tiyuh Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulang Bawang Udik, yang sebelumnya harus menjalani perawatan dengan biaya umum.

Sebelum mendapatkan bantuan, keluarga pasien mengalami kesulitan keuangan, meskipun pihak RSUD Tubaba telah memberikan keringanan biaya sebesar Rp 800.000. Namun, tantangan masih menghadang karena pasien harus menjalani pengobatan rutin.
BACA JUGA : Tanpa BPJS, Dua Warga Tubaba Terbaring Sakit Tanpa Harapan: Akankah Ada Uluran Tangan?
Beruntung, Dinas Sosial Tubaba segera turun tangan. Dalam waktu singkat, BPJS pasien kembali aktif, sehingga ia bisa melanjutkan pengobatan tanpa kendala biaya. Langkah cepat ini disambut haru oleh keluarga pasien.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dinas Sosial Tubaba. Sekarang bibi kami bisa berobat rutin agar segera pulih seperti sedia kala,” ungkap Riski, salah satu anggota keluarga, dengan mata berkaca-kaca.
Kepala Dinas Sosial Tubaba, Afrizal, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bertindak setelah menerima laporan.
“Begitu kami mendapat informasi, kami langsung bergerak. Kami memastikan BPJS pasien segera aktif agar ia bisa berobat tanpa hambatan,” ujarnya melalui sambungan telepon.
BACA JUGA : Stop Rekrutmen Honorer 2025! Pemda Dilarang Angkat Pegawai Non-ASN Baru
Langkah tanggap ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Keberhasilan Dinas Sosial Tubaba dalam menangani permasalahan BPJS pasien yang sakit parah menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah peduli terhadap warganya dan siap membantu di saat-saat genting.
Sebelumnya diberitakan, dua pasien dari Tiyuh berbeda di Tubaba mengalami kendala. Namun, berkat respons cepat dinas terkait, kini mereka bisa bernapas lega karena BPJS mereka kembali aktif.
Cepat, tanggap, dan peduli! Dinas Sosial Tubaba terus menunjukkan aksi nyata dalam memberikan akses kesehatan yang layak bagi masyarakat.
(Red)











