Beasiswa Pergunu Lampung: Mahasiswa Diminta Jaga Integritas dan Kembali Bangun Daerah
- account_circle arif
- calendar_month 43 menit yang lalu
- print Cetak

BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Beasiswa Pergunu Lampung menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Para mahasiswa penerima beasiswa diminta menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta kembali ke Lampung setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Pesan tersebut disampaikan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung dalam acara pelepasan mahasiswa penerima beasiswa program S-1 dan S-2 Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Lampung di Gedung PWNU Provinsi Lampung, Kamis (8/10/2026).
Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Keagamaan Islam (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Lampung, Makmur, mengapresiasi komitmen Pergunu dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi para guru.
Menurutnya, beasiswa bukan sekadar bantuan untuk melanjutkan pendidikan. Program tersebut juga menjadi investasi sumber daya manusia yang diharapkan memberikan dampak bagi masyarakat dan kemajuan Provinsi Lampung.
Beasiswa Pergunu Lampung Perkuat Kualitas Pendidikan
Makmur menilai program beasiswa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dapat memperkuat kapasitas akademik, profesionalisme, dan kompetensi para penerimanya.
“Atas nama Kanwil Kemenag Lampung, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Lampung atas komitmen dan konsistensinya dalam membuka akses pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Lampung,” ujar Makmur.
Ia juga mengaitkan pentingnya pendidikan dengan perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung.
“Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Lampung tahun 2025 mencapai 73,98, meningkat dari 73,13 pada tahun sebelumnya. Harapan lama sekolah berada di angka 12,79 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah mencapai 8,61 tahun,” katanya.
Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, perluasan akses pendidikan tinggi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi dan pemanfaatan ilmu pengetahuan.
“Karena itulah, program beasiswa seperti yang dilakukan Pergunu saat ini sangat bermanfaat bagi para guru,” kata Makmur.
Penerima Beasiswa Pergunu Diminta Menjaga Integritas
Selain meningkatkan kemampuan akademik, Makmur mengingatkan mahasiswa agar menjaga integritas selama menjalani pendidikan. Ia menegaskan bahwa penerima beasiswa memikul tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar menyelesaikan studi.
Mereka membawa harapan keluarga, organisasi, madrasah, masyarakat, dan daerah. Karena itu, kesempatan memperoleh beasiswa harus diimbangi dengan kesungguhan belajar, kedisiplinan, serta perilaku yang mencerminkan tanggung jawab.
“Saudara bukan sekadar penerima beasiswa. Saudara adalah bagian dari aset sumber daya manusia dan kebanggaan Provinsi Lampung. Di pundak saudara ada harapan orang tua, keluarga, organisasi, madrasah, masyarakat, dan daerah,” ujarnya.
Pesan tersebut menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur melalui gelar akademik. Mahasiswa juga perlu membangun karakter, menjaga nama baik daerah, dan mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Makmur turut mendorong mahasiswa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memperluas jejaring, serta mempertahankan nilai agama dan kebangsaan.
“Jadilah duta Lampung yang membanggakan. Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, bangun jejaring dan kolaborasi, serta rawat nilai-nilai agama, moderasi beragama, dan kebangsaan,” pesannya.
Mahasiswa Pergunu Akan Melanjutkan Studi ke Jawa Timur
Para penerima beasiswa Pergunu Lampung akan melanjutkan pendidikan jenjang S-1 dan S-2 di Universitas KH Abdul Chalim, Mojokerto, Jawa Timur.
Kesempatan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memperdalam ilmu pengetahuan, memperluas pengalaman akademik, dan meningkatkan keterampilan. Bekal itu nantinya dapat mereka manfaatkan untuk menjawab berbagai tantangan di bidang pendidikan maupun pembangunan masyarakat.
Namun, keberhasilan program beasiswa tidak berhenti ketika mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Dampak yang lebih besar akan terlihat ketika ilmu dan kompetensi yang diperoleh mampu diterapkan untuk menjawab kebutuhan daerah.
Karena itu, Makmur meminta para mahasiswa kembali ke Lampung setelah menyelesaikan studi dan berkontribusi melalui keahlian masing-masing.
“Setelah selesai belajar, kembalilah dan berikan manfaat bagi Lampung,” katanya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya hubungan antara investasi pendidikan dan pembangunan daerah. Lampung membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian untuk terlibat dalam kemajuan masyarakat.
Sejumlah Tokoh Hadiri Pelepasan Mahasiswa
Acara pelepasan penerima beasiswa Pergunu Lampung turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Dewan Pakar PW Pergunu Lampung Lusmeilia Afriani, Ketua PW Pergunu Lampung Ihsan Mustofa, serta Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Lampung M. Miftahudin.
Sejumlah rektor dan pimpinan perguruan tinggi, ketua PC Pergunu kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, serta orang tua dan wali mahasiswa juga menghadiri kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai unsur itu mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam memperluas kesempatan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bagi para penerima beasiswa, kesempatan melanjutkan studi menjadi awal dari tanggung jawab baru. Mereka diharapkan menyelesaikan pendidikan dengan baik, menjaga integritas, dan mengembangkan kompetensi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, program Beasiswa Pergunu Lampung diharapkan tidak hanya melahirkan lulusan berpendidikan tinggi, tetapi juga sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan Provinsi Lampung.
- Penulis: arif





