Breaking News

Viral! Sepeda Hilang di Stasiun MRT, Pemilik Diminta Bikin Kuitansi Sendiri untuk Lapor Polisi

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
  • print Cetak

Jakarta, INC MEDIA – Media sosial tengah diramaikan oleh kisah seorang warga Jakarta, Rahmi Syofia, yang kehilangan sepeda kesayangannya saat diparkir di Stasiun MRT kawasan Jakarta Selatan. Cerita Rahmi menjadi viral setelah dirinya membagikan pengalaman tak biasa ketika melapor ke polisi—diminta menunjukkan kuitansi pembelian sepeda yang bahkan sudah lama hilang.

Foto Dok. INC MEDIA: Download INC PAY di google play untuk kemudahan transaksi Anda

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta, Rahmi menceritakan bahwa insiden bermula saat ia hendak pulang kerja dan mendapati sepedanya sudah tidak ada di tempat parkir. Ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas MRT, yang kemudian menyarankan untuk melihat rekaman CCTV. Namun, untuk mendapatkan rekaman resmi, Rahmi diminta terlebih dahulu melapor ke kepolisian.

BACA JUGA : Camat Palas Dipindah Jadi Guru: Strategi Bupati Egi Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Namun, proses pelaporan di kantor polisi justru membuat warganet geleng-geleng kepala. Penyidik meminta Rahmi menunjukkan bukti kepemilikan berupa kuitansi pembelian sepeda. Karena kuitansi aslinya sudah tidak ada, Rahmi pun terpaksa membuat kuitansi baru lengkap dengan materai di sebuah ruko. Aksi ini terekam dalam video dan langsung menuai reaksi netizen.

“Jadi dulu gua beli sepeda dengan harga Rp 3.300.000,” ujar Rahmi sambil menulis kuitansi di video tersebut.

Menanggapi viralnya kasus ini, Kapolsek Setiabudi Kompol Firman menjelaskan bahwa kuitansi tersebut dibutuhkan sebagai bukti di persidangan. Menurutnya, tanpa dokumen yang jelas, kepemilikan barang sulit dibuktikan.

“Kuitansi itu nanti dibutuhkan saat persidangan untuk membuktikan apakah benar barang itu milik pelapor. Kalau nggak ada bukti, bisa saja orang lain mengaku-ngaku,” ujarnya, Rabu (16/4/2025).

Firman juga menegaskan bahwa prosedur ini penting agar kasus kehilangan bisa diproses secara hukum dan tidak terjadi klaim palsu.

BACA JUGA : Terseret Skandal Korupsi, Bendahara P2KB Tubaba Resmi Jadi Tersangka

Kisah ini pun menuai pro dan kontra. Banyak netizen yang merasa simpati terhadap Rahmi, sementara yang lain mempertanyakan sistem pelaporan kehilangan barang yang dirasa cukup merepotkan korban.**

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kedatangan Jamaah Haji Lampung Barat dan Timur di Asrama Haji, Siap Jalani Tahapan Keberangkatan

    Kedatangan Jamaah Haji Lampung Barat dan Timur di Asrama Haji, Siap Jalani Tahapan Keberangkatan

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandarlampung, INC MEDIA – Kedatangan jamaah haji asal Lampung Barat dan Lampung Timur di Asrama Haji pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, menandai dimulainya tahapan penting dalam rangkaian pemberangkatan haji Embarkasi Antara Provinsi Lampung tahun ini. Para jamaah tiba dalam kondisi tertib dan terpantau oleh panitia penyelenggara. Kedatangan ini menjadi bagian dari […]

  • Tak Ada Tempat untuk Keluarga: Pemerintah Tegaskan Aturan Ketat Koperasi Desa Merah Putih

    Tak Ada Tempat untuk Keluarga: Pemerintah Tegaskan Aturan Ketat Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

      Jakarta, INC MEDIA – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola koperasi yang bersih dan profesional melalui Koperasi Desa Merah Putih. Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menekankan bahwa tidak boleh ada hubungan darah dalam struktur kepengurusan koperasi tersebut. “Dalam pengurus koperasi yang jumlahnya lima orang tidak boleh ada semenda,” ujar Budi Arie […]

  • Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    Kurnain Soroti Kinerja Notaris dan BPN: Kenapa Proses Balik Nama Tanah Bisa Berlarut-larut?

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Kurnain Kawal Kasus Tanah Kader NasDem, Soroti Kinerja Notaris dan BPN Tanggamus, INC MEDIA – Ketua DPD Partai NasDem Tanggamus, Kurnain, menanggapi polemik sengketa pertanahan yang dialami kadernya, Adi Putra Amril, di Kota Bekasi, Jawa Barat. Ia menilai ada kejanggalan dalam proses balik nama tanah dan menyoroti kinerja Notaris serta BPN yang dinilai lamban dalam […]

  • Gembok dan Rubik Gelar Demo di Kejati Lampung Terkait Dugaan KKN di Lampung Timur

    Gembok dan Rubik Gelar Demo di Kejati Lampung Terkait Dugaan KKN di Lampung Timur

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung (INC Media) — Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bongkar Korupsi (GEMBOK) dan Restorasi Untuk Kebijakan (RUBIK) Lampung menggelar aksi ujuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, terkait dugaan KKN di 6 (enam) satuan kerja (satker) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, selesa (14/1/2025). Ketua RUBIK Lampung, Fery Yunizar mengatakan bahwa dari hasil investigasi […]

  • THR untuk Ormas? Pengusaha Dipaksa “Luwes” Demi Kelancaran Bisnis

    THR untuk Ormas? Pengusaha Dipaksa “Luwes” Demi Kelancaran Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Jakarta (incmedia.site) — Bukan hanya lonjakan permintaan dan operasional bisnis yang menyita perhatian para pengusaha menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ada fenomena lain yang kerap muncul setiap tahunnya: permintaan tunjangan hari raya (THR) dari kelompok organisasi masyarakat (Ormas). Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani, secara blak-blakan mengakui bahwa praktik ini memang […]

  • Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031, Regenerasi Kepemimpinan Perkuat Peran Perempuan

    Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031, Regenerasi Kepemimpinan Perkuat Peran Perempuan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031: Momentum Regenerasi dan Penguatan Organisasi Lampung, INC MEDIA — Maulidah Zauroh Fatayat NU Lampung 2026–2031 menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung. Pergantian kepengurusan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Fatayat NU di tengah masyarakat. […]

expand_less