Bandar Lampung (incmedia.dite) — Hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung pada Jumat malam, 21 Februari 2025, berujung petaka. Sebuah tembok pagar setinggi tiga meter milik Bpk. H. Saidi di Jalan Sisingamangaraja, Gang Kelinci, RT 06/LK2, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, roboh dan menimpa rumah tetangganya. Insiden tragis ini menyebabkan dua korban jiwa.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Ketua RT 06/LK2, Bpk. Tri Arso Haryadi, segera melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 410-05/TKP. Respons cepat dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, dan Damkar Kota Bandar Lampung untuk melakukan evakuasi.
Setelah lima jam proses pencarian di bawah reruntuhan, tim akhirnya menemukan pasangan suami istri, Bpk. Haryadi Prabowo (39) dan Ibu Rosmaini (38), dalam kondisi Sudah meninggal. Keduanya meninggal dunia akibat tertimpa puing-puing bangunan. Sementara itu, dua anak mereka, M. Riski Hakiki (5) dan Aisyah Humairoh (1), berhasil selamat meski mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
BACA JUGA : Peringati Hari Peduli Sampah Sedunia, Polda Lampung Dorong Inovasi Daur Ulang Bernilai Ekonomi
Babinsa Koramil 410-05/TKP bersama tim evakuasi terus bekerja keras hingga pukul 05.05 WIB untuk membersihkan lokasi kejadian dan memastikan keamanan warga sekitar. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Cokro Dipo menggunakan mobil ambulans.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi bangunan, terutama di tengah cuaca ekstrem. BPBD dan pihak terkait mengimbau warga agar segera melaporkan bangunan yang berisiko roboh untuk mencegah tragedi serupa. Babinsa Koramil 410-05/TKP juga menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat dalam penanganan bencana di wilayahnya.
BACA JUGA : 200 KPM di Pekon Fajar Baru Pringsewu Terima Bantuan Sosial, Kini Bisa Dicairkan Sebagian Secara Tunai
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan kejadian serupa dapat dihindari di masa mendatang. (Redaksi)











