Breaking News
light_mode

Pemkab Pringsewu Diduga Abaikan Kebutuhan Infrastruktur Listrik di Kecamatan Pagelaran Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

Pringsewu (INC Media)Masyarakat Pekon Gunung Raya Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur dasar, khususnya masalah penerangan listrik. Hal ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, terutama di pekon-pekon yang ada di kecamatan tersebut, seperti yang disampaikan Toyim Yusup, Kepala Pekon Gunung Raya pada, Rabu (29/1/2025).

Menurut Toyim, kondisi penerangan di Pekon Gunung Raya sangat memprihatinkan. Banyak wilayah yang gelap gulita saat malam hari karena kekurangan daya listrik. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, masyarakat sering kesulitan.

 “Hingga saat ini, kami belum memiliki gardu listrik untuk penambahan daya, dan minimnya tiang listrik menyebabkan kabel terhubung dari satu pohon ke pohon lainnya,” ungkap Toyim.

BACA JUGAHeboh! Oknum Kepala Dusun di Lampung Selatan Tertangkap Video Pakai Sabu, Warga Desak Polisi Tangkap Segera!

Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan memaksimalkan penggunaan peralatan rumah tangga yang membutuhkan listrik.

Sebagai upaya sementara, warga melakukan swadaya dengan membuat penyangga kabel menggunakan bambu atau bahan seadanya. Namun, hal ini justru memperburuk keadaan, karena penyangga yang tidak kokoh menyebabkan kabel listrik terjatuh dan membahayakan keselamatan warga.

Meskipun sudah beberapa kali mengajukan permohonan kepada pemerintah setempat dan pihak PLN, keluhan mereka belum juga ditanggapi secara serius. Toyim menyebutkan, meskipun sempat mendapat bantuan berupa lima tiang listrik dari PLN Pringsewu, masalah utama seperti penambahan daya listrik dan pembangunan gardu listrik masih belum teratasi.

BACA JUGA : Kalah Telak Dari Aries Sandi, Kini Nanda Menggantungkan Mimpi Jadi Bupati Pesawaran ke MK

“Kami sudah mengajukan permohonan sejak 2019-2020, namun tidak ada hasil yang memadai,” tegasnya.

Pentingnya perhatian terhadap kebutuhan dasar seperti listrik bagi masyarakat bukan hanya sekedar pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga merupakan hak setiap warga negara. Menurut prinsip dasar pemerintahan yang baik, setiap pemerintah wajib memenuhi kebutuhan dasar masyarakatnya, baik itu akses terhadap energi, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur lainnya. Pemenuhan kebutuhan ini merupakan salah satu tanggung jawab utama pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, karena berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesejahteraan warga.

Toyim berharap pemerintah pusat dapat turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kami benar-benar membutuhkan perhatian dari pemerintah. Kami ingin kehidupan yang lebih baik dan setara dengan daerah lain,” ujarnya.

Masalah infrastruktur di Pagelaran Utara ini seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah, mengingat sejumlah pekon di kecamatan tersebut, termasuk pekon Gunung Raya, kemarin juga tercatat sebagai salah satu dari sebelas pekon tertinggal di Kabupaten Pringsewu. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil tindakan konkret untuk memperbaiki keadaan ini, agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang merata.

BACA JUGA : SPBU 24.353.150 Gading Rejo Diduga Terlibat Mafia Pengepul Solar Subsidi, Masyarakat Kecewa Tak Kebagian BBM

Pemerintah daerah wajib mengutamakan pemerataan pembangunan untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal, baik dari segi infrastruktur maupun kualitas hidup warganya. (Doni)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Tegas Polres Pesawaran Diapresiasi: Rekonstruksi Kasus Kekerasan Seksual Anak Jadi Titik Terang Keadilan

    Langkah Tegas Polres Pesawaran Diapresiasi: Rekonstruksi Kasus Kekerasan Seksual Anak Jadi Titik Terang Keadilan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Tulang Bawang Barat, INC MEDIA – Komitmen tegas aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (DPD JPKP) Tulang Bawang Barat. Pada Senin (5/5/2025), Polres Pesawaran melaksanakan rekonstruksi kasus dugaan kekerasan seksual anak yang melibatkan tersangka EM., tepat pukul 11.00 WIB di Mapolres […]

  • Polresta Bandar Lampung Bongkar 24 Kasus Narkoba: 28 Tersangka Diciduk dalam Sebulan

    Polresta Bandar Lampung Bongkar 24 Kasus Narkoba: 28 Tersangka Diciduk dalam Sebulan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA – April menjadi bulan kelam bagi jaringan narkoba di Bandar Lampung. Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung sukses mengungkap 24 kasus penyalahgunaan narkotika dan meringkus 28 tersangka hanya dalam waktu satu bulan. Dalam konferensi pers pada Jumat (2/5/2025), Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengungkapkan bahwa dari total tersangka, dua […]

  • Gotong Royong Sukaratu Perbaiki Jalan Ambles di Dusun Tertasari, Warga Bergerak Tanpa Menunggu Pemerintah

    Gotong Royong Sukaratu Perbaiki Jalan Ambles di Dusun Tertasari, Warga Bergerak Tanpa Menunggu Pemerintah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    PRINGSEWU, INC MEDIA — Gotong royong Sukaratu kembali menunjukkan kekuatan solidaritas masyarakat dalam membangun lingkungan. Warga Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, kompak memperbaiki jalan yang ambles di Dusun Tertasari Satu secara swadaya, Senin (9/3/2026). Aksi bersama ini digerakkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, Bambang, yang mengajak warga untuk kembali menghidupkan semangat kebersamaan dan […]

  • Mediasi Deadlock, Masyarakat Desa Sukajaya Akan Tutup Aktivitas PT. SBB

    Mediasi Deadlock, Masyarakat Desa Sukajaya Akan Tutup Aktivitas PT. SBB

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC MEDIA — Warga masyarakat Desa Sukajaya Akan melayangkan surat penutupan akses masuk PT.SBB. dampak tidak puas nya jawaban yang di sampaikan perwakilan perusahaan yang bergerak di penambangan batu andesit. Mediasi kedua tuai jalan buntu masyarakat Sukajaya akan blokade pintu masuk PT.SBB (Sumber batu berkah) hingga tutup operasional perusahaan dan mencabut izin lingkungan […]

  • Ada Apa? Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, Ditinggal Santri Hingga Hibah Tanah Masyarakat Jadi SHM Ke Pimpinan Pondok 

    Ada Apa? Ponpes Bahril Wahdah Darussalam, Ditinggal Santri Hingga Hibah Tanah Masyarakat Jadi SHM Ke Pimpinan Pondok 

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media, Pondok Pesantren Bahril Wahdah Darussalam Desa Margo Lestari Kecamatan Jati Agung, saat ini ditinggal santri, dan terancam tutup.  Hal itu diketahui media ini, setelah ratusan santri keluar atas kemauan sendiri, lantaran tak betah akibat dugaan perlakuan kasar yang diduga pernah dilakukan oleh Pimpinan Ponpes, Muhammad Ridwan.  Parahnya, hasil penelusuran dari media […]

  • Jembatan Perintis Garuda Perkuat Konektivitas Desa Sukaraja Lewat Ground Breaking Tahap III–IV

    Jembatan Perintis Garuda Perkuat Konektivitas Desa Sukaraja Lewat Ground Breaking Tahap III–IV

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Jembatan Perintis Garuda menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses dan konektivitas masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H. menghadiri langsung kegiatan ground breaking pembangunan jembatan tersebut, Rabu (1/4/2026), di Dusun 1 Sungai Way Semah. Jembatan Perintis Garuda […]

expand_less