Pringsewu (Incmedia.site) — Pekon Sidodadi merupakan Pekon hasil pemekaran dari Pekon Way Ngison di Tahun 2012, dan mulai melaksanakan pemilihan Kepala pekon di tahun 2013. Pekon ini memiliki Luas 119 Hektar sudah termasuk pemukiman dan persawahan, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) mencapai 440 KK dengan jiwa sekitar 1770 jiwa, Pekon Sidodadi terkenal sebagai sentra Batu Bata.

Foto Dok INC Media : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Kini, Pekon Sidodadi, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, terus berbenah dengan mengutamakan pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan warganya. Kepala Pekon Sidodadi, Hariyatno, menegaskan bahwa tahun anggaran 2024 difokuskan pada pembangunan jalan guna mempermudah akses masyarakat dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.

“Pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas kami di tahun 2024. Beberapa proyek yang telah terealisasi antara lain Jalan Lapen di dua titik, yakni RT 1 sepanjang 368 meter dan RT 3 sepanjang 262 meter, serta pembangunan Onderlagh di RT 1 sepanjang 235 meter. Selain itu, kami juga membangun satu unit gorong-gorong,” ungkap Hariyatno.

BACA JUGA : Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Resmi Dilantik, Janji Maju Bersama Masyarakat

Selain pembangunan fisik, Pekon Sidodadi juga mengalokasikan anggaran untuk program pemberdayaan masyarakat. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) diberikan kepada 22 keluarga penerima manfaat (KPM) yang benar-benar membutuhkan. Insentif juga disalurkan kepada kader-kader, guru ngaji, serta mendukung berbagai kegiatan sosial seperti posyandu.

Tak berhenti di tahun ini, Pekon Sidodadi telah merancang rencana pembangunan di tahun 2025, termasuk proyek Jalan Latasir di Dusun 2.

“Kami akan terus melanjutkan pembangunan jalan serta mempertahankan program pemberdayaan yang sudah berjalan,” tambah Hariyatno.

BACA JUGA : Pekon Sukorejo Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Lewat Dana Desa 2024-2025

Dengan infrastruktur yang semakin baik, diharapkan roda perekonomian masyarakat, terutama pengrajin batu bata, peternak ikan air tawar, dan petani, dapat berkembang lebih pesat.

 “Semoga dengan jalan yang lebih baik, masyarakat bisa lebih makmur, baik di sektor pertanian maupun industri,” tutupnya.

(Doni)