Menjelang Idul Fitri, Pencurian di Pagelaran Utara Meningkat – Ayam hingga Sanyo Raib!
- account_circle Haris Efendi
- calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
- print Cetak

Maraknya Pencurian Jelang Lebaran di Pringsewu, Warga Resah dan Diminta Waspada
Pringsewu, INC MEDIA — Alih-alih menjadi momen penuh berkah, bulan Ramadan justru diwarnai dengan peningkatan aksi pencurian di Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu. Sejumlah warga di Pekon Fajar Baru mengaku kehilangan barang berharga mereka, mulai dari ayam ternak hingga alat penyedot air (Sanyo).
Salah satu korban, seorang warga yang enggan disebutkan namanya, kehilangan puluhan ayam kampung dan ayam Bangkok miliknya pada Senin, 10 Maret 2025, sekitar pukul 03.00 WIB saat dirinya tengah terlelap.
“Saat bangun untuk menyiapkan sahur, saya kaget melihat pintu dapur terbuka dan kandang ayam sudah kosong,” ungkapnya, Rabu (12/3/2025).
BACA JUGA : 3.000 Warga Siap Turun ke Jalan! Aksi Damai Desak KPU Pesawaran Jalankan Putusan MK
Tak hanya ternak, kejadian serupa juga dialami warga lain yang kehilangan mesin penyedot air miliknya.
“Sanyo itu baru seminggu saya beli. Meski harganya tidak mahal, tapi sangat berarti, terutama untuk ibu saya yang sudah tua,” ujar korban.
Kepala Pekon Fajar Baru, Idham Choliq, membenarkan bahwa dalam dua bulan terakhir kasus pencurian di wilayahnya meningkat.
“Motor, ayam ternak, dan Sanyo warga banyak yang hilang. Kami sudah mengadakan pertemuan dengan warga dan pihak keamanan untuk meningkatkan ronda malam serta menyusun strategi agar pelaku bisa tertangkap,” jelasnya.
Pihak pemerintah Pekon juga mengimbau warga untuk lebih waspada dengan mengamankan rumah dan barang berharga mereka, serta aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kerja sama warga sangat penting agar kasus ini segera terungkap,” pungkas Idham.
BACA JUGA : Warga Pekon Kemilin Mendesak Pemerintah dan PLN: Keselamatan Listrik dan Infrastruktur Harus Segera Dibangun
Dengan meningkatnya kasus pencurian menjelang Lebaran, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban berikutnya.
(Doni)
- Penulis: Haris Efendi



