Koperasi Lawan Rentenir Desa: Dorong Kemandirian Ekonomi Rakyat
- account_circle H.Nurman Feri
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Koperasi Lawan Rentenir Desa
Jakarta, INC MEDIA — Pemerintah terus memperkuat peran koperasi sebagai solusi konkret untuk menekan praktik rentenir di tingkat desa. Presiden menegaskan, pembentukan koperasi menjadi langkah strategis dalam melindungi masyarakat kecil dari jeratan utang berbunga tinggi yang kerap membebani ekonomi keluarga.
Dalam pernyataannya, Presiden menilai kehadiran koperasi bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat desa. Koperasi diharapkan mampu menjadi alternatif pembiayaan yang sehat, transparan, dan berkeadilan.
Koperasi Lawan Rentenir Desa Jadi Solusi Nyata
Presiden menekankan bahwa praktik rentenir masih menjadi persoalan klasik di berbagai wilayah pedesaan. Tingginya bunga pinjaman sering kali membuat masyarakat terjebak dalam lingkaran utang yang sulit diputus.
Menurutnya, koperasi harus hadir sebagai solusi nyata yang memberikan akses pembiayaan dengan bunga rendah dan sistem yang berpihak pada anggota. “Kita harus melawan praktik rentenir dengan membangun kekuatan ekonomi rakyat melalui koperasi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan mendorong penguatan kelembagaan koperasi agar mampu bersaing dan dipercaya masyarakat. Dukungan tersebut meliputi pembinaan manajemen, akses permodalan, hingga pengawasan yang berkelanjutan.
Peran Strategis Koperasi di Desa
Koperasi dinilai memiliki keunggulan karena berbasis pada prinsip gotong royong dan kepemilikan bersama. Model ini dinilai lebih sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan.
Dengan adanya koperasi, masyarakat tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang berisiko tinggi. Selain itu, koperasi juga dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal, mulai dari simpan pinjam hingga pengembangan usaha mikro.
Presiden menegaskan bahwa penguatan koperasi harus dilakukan secara sistematis dan terintegrasi dengan program pembangunan desa lainnya. Hal ini penting agar koperasi tidak hanya berdiri, tetapi juga berkembang dan berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan koperasi hingga ke pelosok desa. Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus utama agar mereka memahami manfaat koperasi dan tidak lagi terjebak pada praktik pinjaman ilegal. Pemerintah berharap, dengan meningkatnya literasi keuangan, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola kebutuhan ekonomi.
Presiden juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, untuk bersama-sama mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.*
- Penulis: H.Nurman Feri
- Editor: Rere Abiyasa, SH


