Kapolri Silaturahmi dengan Habib Umar bin Hafidz, Perkuat Sinergi Ulama dan Polri
- account_circle Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., bersilaturahmi dengan ulama Habib Umar bin Hafidz di Masjid Al Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan ulama dan Polri dalam memperkuat nilai keimanan, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kapolri menegaskan bahwa tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat memiliki tantangan yang kompleks. Karena itu, nasihat dan doa ulama dinilai penting sebagai penguat moral bagi personel Polri dalam menjalankan amanah serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Kapolri Tekankan Pentingnya Nasihat Ulama
Kapolri menyampaikan bahwa tanggung jawab kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menuntut integritas, keteguhan moral, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
Dalam menjalankan tugas tersebut, dukungan moral dan spiritual menjadi salah satu unsur yang diharapkan dapat memperkuat pengabdian anggota kepolisian.
“Sebagai pengayom masyarakat, tugas kepolisian tentu sangat berat dan kompleks. Oleh karena itu, kami membutuhkan nasihat dan doa dari para ulama, khususnya Habib Umar bin Hafidz,” ujar Suyudi, Selasa (13/10/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya keterbukaan terhadap nasihat dan pandangan tokoh agama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Nilai keimanan dan moral diharapkan menjadi landasan bagi setiap personel untuk bertindak profesional, adil, dan bertanggung jawab.
Habib Umar bin Hafidz Sampaikan Harapan kepada Polri
Sementara itu, Habib Umar bin Hafidz menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan Kapolri yang menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan. Menurutnya, keteladanan seorang pemimpin memiliki pengaruh penting terhadap sikap dan perilaku anggota yang dipimpinnya.
“Apabila pemimpin kepolisian dengan keimanan yang semacam ini, maka harapan kami besar. Ini pun juga akan menular kepada seluruh anggota kepolisian,” ungkap Habib Umar bin Hafidz.
Pesan tersebut menyoroti pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan. Sikap dan perilaku pemimpin dapat menjadi rujukan bagi anggota dalam menjalankan tanggung jawab, termasuk ketika menghadapi persoalan masyarakat dan mengambil keputusan dalam pelaksanaan tugas.
Dalam konteks pelayanan kepolisian, integritas, kedisiplinan, penghormatan terhadap hukum, dan sikap humanis merupakan unsur penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Sinergi Ulama dan Polri untuk Menjaga Persatuan
Silaturahmi Kapolri dengan Habib Umar bin Hafidz juga mencerminkan pentingnya hubungan antara ulama, umaro atau pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
Ulama memiliki peran dalam membimbing kehidupan keagamaan dan menyampaikan pesan moral, sedangkan Polri menjalankan tugas pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Kolaborasi berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. Namun, upaya menjaga keamanan tetap membutuhkan tindakan nyata, termasuk pelayanan yang profesional, penegakan hukum yang adil, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat. Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan partisipasi masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan, komunikasi yang baik, dan penyelesaian persoalan secara damai sesuai hukum.
Melalui silaturahmi ini, Polri diharapkan terus memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik sekaligus mendukung terciptanya kehidupan bermasyarakat yang tertib, toleran, dan saling menghormati.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi





