Pj Sekda Aceh Ajak IKNR Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah
- account_circle Redaksi
- calendar_month 20 menit yang lalu
- print Cetak

BANDA ACEH, INC MEDIA — Pj Sekda Aceh Taufik mengajak Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) Banda Aceh memperkuat persatuan, menjaga tali silaturahmi, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ia menegaskan, organisasi kekeluargaan memiliki peran strategis dalam menghimpun potensi masyarakat di perantauan untuk mendukung kemajuan Aceh.
Ajakan tersebut disampaikan Taufik saat menghadiri Maulid Akbar bersama IKNR Banda Aceh di Bale Meuseuraya Aceh (BMA), Minggu (18/10/2026).
Dalam sambutannya, Taufik menekankan pentingnya menjaga hubungan persaudaraan di tengah masyarakat Nagan Raya yang tinggal di luar daerah asal. Menurutnya, IKNR tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan kepedulian sosial.
“Organisasi kekeluargaan seperti IKNR memiliki peran penting dalam menjaga hubungan persaudaraan masyarakat Nagan Raya di perantauan,” kata Taufik.
Pj Sekda Aceh Dorong IKNR Perkuat Persatuan
Taufik berharap IKNR Banda Aceh terus berkembang menjadi organisasi yang mampu menyatukan masyarakat Nagan Raya tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan.
Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada kemampuan membangun kebersamaan, menjaga komunikasi, dan menghadirkan manfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat luas.
Ia juga mendorong IKNR menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta memperkuat solidaritas. Perhatian terhadap anggota yang sedang menghadapi kesulitan, katanya, perlu menjadi bagian dari semangat kekeluargaan yang terus dipelihara.
Dengan demikian, keberadaan IKNR diharapkan tidak sebatas menjaga hubungan emosional antarsesama warga Nagan Raya, tetapi juga mampu menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan dampak positif.
IKNR Diharapkan Berkontribusi bagi Pembangunan Aceh
Selain memperkuat persaudaraan, Taufik menilai masyarakat Nagan Raya yang berada di Banda Aceh memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah.
Pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang dimiliki masyarakat perantauan dapat menjadi modal penting apabila dihimpun dan dikelola melalui kerja sama yang terarah.
Melalui IKNR, potensi tersebut diharapkan berkembang menjadi kekuatan bersama dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, pendidikan, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Karena itu, Taufik mendorong IKNR membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan program dan kebijakan pembangunan Aceh.
Sinergi tersebut penting agar gagasan dan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan dengan baik. Pada saat yang sama, organisasi kekeluargaan juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Jaga Adat dan Budaya Islami
Taufik menegaskan, kontribusi terhadap pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga adat dan budaya Islami yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Aceh.
“Selain berkontribusi dalam pembangunan, kita juga perlu menjaga adat dan budaya Islami sebagai bagian dari jati diri masyarakat Aceh,” kata Taufik.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga keharmonisan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk memperkuat hubungan sosial, terutama bagi masyarakat yang hidup di perantauan dan berasal dari latar belakang yang beragam.
Kebersamaan untuk Kepentingan Masyarakat Luas
Melalui kegiatan Maulid Akbar tersebut, Taufik berharap IKNR Banda Aceh terus menjaga kekompakan sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa kebersamaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui pertemuan dan kegiatan seremonial. Kebersamaan perlu diterjemahkan menjadi aksi nyata yang memperkuat solidaritas, membantu sesama, dan mendukung pembangunan daerah.
“Kita berharap kebersamaan yang terjalin melalui IKNR tidak hanya memberikan manfaat bagi para anggotanya, tetapi juga bagi masyarakat luas dan pembangunan Aceh,” pungkas Taufik.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi IKNR untuk terus memperkuat perannya sebagai wadah persaudaraan masyarakat Nagan Raya di perantauan. Dengan menjaga persatuan, melestarikan nilai budaya, serta membangun sinergi dengan pemerintah, organisasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi kemajuan Aceh.
Pewarta: Helmy
- Penulis: Redaksi






