Breaking News

Warga Palas Geruduk PT Talun Jaya Abadi: Tuntut Pecat Satpam Arogan dan Soroti Dugaan Penyimpangan

  • account_circle Haris Efendi
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • print Cetak

Lampung Selatan, INC MEDIA — Puluhan warga dari Desa Tanjung Sari dan Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, turun ke jalan menggelar aksi protes di depan kantor PT Talun Jaya Abadi, Minggu (22/6/2025). Mereka menuntut pemecatan petugas keamanan perusahaan yang dinilai arogan, serta mempertanyakan legalitas dan kontribusi perusahaan selama delapan tahun terakhir.

Foto Dok. Haris efendi : Agen PPOB murah, mudah dan Aman, Download INC Pay di Google Play Store Anda

Koordinator aksi, Imam Safei, menyatakan bahwa keberadaan perusahaan selama ini tidak membawa manfaat, bahkan justru merugikan masyarakat sekitar.

“PT ini sudah 8 tahun beroperasi, namun tidak pernah memberikan kontribusi kepada masyarakat, baik dalam bentuk CSR maupun dukungan kepada tenaga kerja lokal. Justru, rekrutmen tenaga kerja dilakukan secara tidak adil dan pilih kasih,” tegas Imam.

Selain itu, warga menyoroti dugaan bahwa PT Talun Jaya Abadi tidak memiliki izin lingkungan yang sah dan tidak pernah terbuka soal perizinan lain.

“Satpamnya arogan. Sering berkata kasar, bahkan berani main tangan. Ini sudah sering kami dengar dan alami,” tambah Imam.

BACA JUGASemarak Hari Bhayangkara ke-79, Polres Pesawaran Gelar Olahraga Bersama Forkopimda dan Masyarakat

Dalam aksi tersebut, warga memblokir jalan akses ke kantor perusahaan yang diklaim sebagai milik masyarakat. Mereka memperbolehkan masyarakat umum melintas, tetapi melarang staf dan karyawan perusahaan menggunakan jalan tersebut.

“Jalan ini milik masyarakat. PT hanya numpang lewat. Maka kami tutup aksesnya agar mereka tahu bahwa keberadaan mereka tidak bisa semena-mena,” ujar Imam.

Imam juga menyoroti perubahan fungsi lahan pasca pendirian perusahaan. Awalnya lahan tersebut merupakan bagian dari kelompok tani, namun setelah perusahaan berdiri, kelompok tani tersebut dibekukan dan dikuasai oleh pihak-pihak yang diduga dekat dengan perusahaan.

Orator lain dalam aksi itu mengungkap dugaan penyalahgunaan lahan untuk menyimpan alat berat dan alsintan milik pemerintah yang sebelumnya pernah terlihat berlogo Kementerian Pertanian.

“Dulu kami melihat ratusan alat mesin pertanian (Alsintan) berlogo Kementerian Pertanian diparkir di sini. Tapi sekarang, semua alat itu lenyap tanpa jejak,” ungkapnya.

BACA JUGAPemerintah Evakuasi 115 WNI dari Iran Lewat Jalur Darat Menuju Azerbaijan

Warga mencurigai bahwa lahan perusahaan digunakan sebagai “garasi tersembunyi” alat-alat berat yang diduga berasal dari bantuan pemerintah.

Tak hanya itu, warga mengecam sikap perusahaan yang dinilai tertutup dan enggan membantu masyarakat sekitar.

“Jangankan bantuan, alat-alat yang ada pun tidak pernah boleh dipinjam oleh warga meski untuk kepentingan umum. Ini sangat tidak adil!” ujar Imam dengan nada kecewa.**

 

  • Penulis: Haris Efendi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Lurah Sukarame Baru Ikut Serta Dalam Penyerobotan Penguasaan Lahan dan Bangunan Milik Ketua DPD GRiB Jaya Lampung 

    Diduga Lurah Sukarame Baru Ikut Serta Dalam Penyerobotan Penguasaan Lahan dan Bangunan Milik Ketua DPD GRiB Jaya Lampung 

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Bandar Lampung, INC MEDIA — Adanya dugaan terhadap Lurah Sukarame Baru Terkait warganya yang Menyerobot lahan dan Bangunan milik Orang Lain. Dugaan terhadap Lurah Sukarame M.Joni Adi Saputra,S.Sos.,M.M dikuatkan setelah diadakannya dua kali pertemuan di kantor lurah Sukarame Baru yang pada saat itu bertemu langsung dengan Lurah M.Joni,Pada Tanggal 3 September 2024, oleh perwakilan dari […]

  • Lima Kecamatan yang direncanakan masuk dalam pemekaran Kabupaten Bandar Lampung 

    Lima Kecamatan yang direncanakan masuk dalam pemekaran Kabupaten Bandar Lampung 

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Isu ini mencuat lagi setelah dibahas dalam rapat dengar pendapat antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DPRD setempat pada 25 Juli 2019. Hingga kini, wacana tersebut masih berada pada tahap pengkajian lebih lanjut dan belum mendapat kepastian dari pemerintah Pusat  Lima Kecamatan yang Direncanakan Masuk Kabupaten Baru, Berikut adalah lima […]

  • Dana Desa TA 2024 Dimanfaatkan Pekon Banjarejo Untuk Pembangunan Jalan Pertanian & Pemberdayaan Masyarakat

    Dana Desa TA 2024 Dimanfaatkan Pekon Banjarejo Untuk Pembangunan Jalan Pertanian & Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pringsewu (INC Media) — Pemerintah Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu memanfaatkan Dana Desa (DD) 2024 untuk membangun infrastruktur jalan pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu program prioritas adalah pembangunan jalan usaha tani, termasuk talud penahan tanah (TPT) yang menghubungkan lahan pertanian dengan jalan desa, serta jalan menuju Pekon Fajar Baru. Kepala Pekon Banjarejo, Herman, […]

  • Sah, Rival Arian Jabat Ketua KPU Lamsel Periode 2024-2029

    Sah, Rival Arian Jabat Ketua KPU Lamsel Periode 2024-2029

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media, Lima orang jajaran Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan periode 2024-2029 resmi dilantik oleh KPU RI di Jakarta, pada Kamis (21/11/2024). Untuk Provinsi Lampung sendiri, total ada  sebanyak 75 Komisioner KPU dari 15 Kabupaten Kota yang telah dilantik. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU RI Nomor 120/SDM.02.6-PU/2024 dan […]

  • Diskualifikasi Cakada Pesawaran Picu Pro-Kontra: “Ijazah Boleh Tak Ada, Tapi Kerja Nyata Tak Terbantahkan”

    Diskualifikasi Cakada Pesawaran Picu Pro-Kontra: “Ijazah Boleh Tak Ada, Tapi Kerja Nyata Tak Terbantahkan”

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Haris Efendi
    • 0Komentar

    Pesawaran, INC MEDIA — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 27 November 2024 lalu menyisakan kisah yang mengguncang jagat politik Kabupaten Pesawaran. Harapan masyarakat akan pemimpin baru yang membawa kesejahteraan dan kemajuan ekonomi seolah pupus ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menjatuhkan putusan mengejutkan. Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 1, Hi. Aries Sandi Darma Putra, […]

  • Gerakan Pilih Kotak Kosong, Masif di Pilkada Tubaba 2024

    Gerakan Pilih Kotak Kosong, Masif di Pilkada Tubaba 2024

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Tubaba, INC MEDIA — Gerakan Pilih Kotak Kosong mulai masif terjadi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pasalnya, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten setempat hanya diikuti oleh satu pasangan calon. Munculnya fenomena ajakan untuk mencoblos Kotak Kosong ini merupakan bentuk perlawanan masyarakat kepada elite partai politik yang tergabung dalam satu koalisi mengusung pasangan […]

expand_less