Breaking News
light_mode

Polri Ajak Masyarakat Waspadai Penipuan Online, Jaga Data Pribadi dan Kode OTP

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

JAKARTA, INC MEDIA – Polri mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran digital untuk menghindari berbagai modus penipuan online yang semakin beragam. Masyarakat diminta lebih cermat mengenali penyamaran sebagai petugas bank dan instansi pemerintah, tawaran investasi mencurigakan, hingga penipuan berkedok hubungan asmara.

Penipuan online menjadi ancaman yang perlu diwaspadai karena pelaku dapat memanfaatkan kelengahan korban untuk memperoleh uang maupun data pribadi. Karena itu, Polri menekankan pentingnya kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum masyarakat mengambil keputusan, mengeklik tautan, atau mengirimkan uang kepada pihak lain.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan keamanan di ruang digital membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui program prioritas di bidang penegakan hukum, termasuk mendorong perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan.

“Keamanan di ruang digital membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi, mengenali berbagai modus penipuan, dan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Penipuan Online Manfaatkan Kepercayaan Korban

Pelaku penipuan online kerap menggunakan berbagai cara untuk membangun kepercayaan korban. Mereka dapat mengaku sebagai petugas bank, pegawai instansi pemerintah, rekan kerja, bahkan anggota keluarga.

Dalam modus lainnya, pelaku menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Ada pula pelaku yang membangun hubungan asmara melalui internet sebelum meminta uang dengan berbagai alasan.

Situasi tersebut menuntut masyarakat untuk tidak mudah percaya, meskipun pesan atau panggilan terlihat meyakinkan. Identitas pengirim, nomor kontak, dokumen, dan tautan yang diberikan perlu diperiksa melalui saluran resmi.

Masyarakat juga harus mewaspadai pesan bernada mendesak yang meminta korban segera mentransfer uang, memberikan kode verifikasi, atau mengungkapkan informasi rahasia. Tekanan agar korban segera bertindak dapat menjadi salah satu tanda adanya upaya penipuan.

Polri Bagikan Langkah Mencegah Penipuan Online

Polri mengingatkan masyarakat agar menerapkan sejumlah langkah sederhana untuk melindungi diri dari kejahatan digital.

Pertama, pastikan identitas pihak yang menghubungi melalui saluran resmi. Jangan langsung mempercayai nomor telepon, akun media sosial, atau pesan yang mengatasnamakan lembaga tertentu.

Kedua, hindari mengeklik tautan sembarangan, terutama tautan yang meminta pengguna memasukkan kata sandi, data perbankan, atau informasi pribadi.

Ketiga, jaga kerahasiaan kode One-Time Password (OTP), PIN, kata sandi, dan kode verifikasi lainnya. Jangan pernah memberikan kode tersebut kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas layanan pelanggan.

Keempat, jangan mudah tergiur tawaran keuntungan yang tidak masuk akal. Periksa legalitas dan rekam jejak pihak yang menawarkan investasi sebelum menyerahkan uang.

Kelima, lakukan konfirmasi secara langsung apabila menerima pesan yang mengatasnamakan keluarga, rekan kerja, atau instansi tertentu, terlebih jika disertai permintaan uang maupun data pribadi.

Langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko penipuan. Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati karena pelaku dapat terus mengubah cara dan pendekatan untuk mengelabui calon korban.

Polri 110 Jadi Saluran Meminta Bantuan

Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan ketika menemukan indikasi penipuan atau mengalami kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan informasi, melaporkan kejadian, maupun meminta bantuan kepolisian.

Jika terlanjur menjadi korban, masyarakat sebaiknya segera menghubungi bank atau penyedia layanan keuangan terkait apabila transaksi melibatkan rekening. Simpan bukti percakapan, nomor telepon, tautan, identitas akun, bukti transfer, dan informasi transaksi untuk membantu proses penanganan.

“Melalui kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat membangun ruang digital yang lebih aman dan nyaman. Polri mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan, berbagi informasi yang benar, dan bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai bentuk kejahatan,” tutup Trunoyudo.

Kesadaran Digital Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Polri menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat juga mencakup upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kesadaran digital bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi, melainkan juga kecakapan mengenali risiko, menjaga kerahasiaan data, memeriksa kebenaran informasi, serta mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi dugaan kejahatan.

Masyarakat diharapkan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak mudah menjadi korban penipuan online.

Kewaspadaan, verifikasi informasi, dan keberanian melapor menjadi langkah penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital.

Pewarta: Helmy


 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tidak Netral, Muhlis Akan Laporkan Bawaslu Pesawaran Ke DKPP dan Mabes Polri 

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

     Pesawaran, INC MEDIA — Kepala Personal Informan Negara Republik Indonesia (PIN RI) Muhlis,SE sangat menyayangkan atas laporan terhadap Kepala Desa (kades) Sukaraja Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran yang kedapatan menyimpan ratusan stiker Paslon nomor urut 02 Nanda dan Antonius di dalam laci meja kerja kantornya yang di anggap Tidak memenuhi syarat materil oleh Bawaslu dan Gakkumdu […]

  • Wajah Baru NU Lamsel: MWCNU Jati Agung Luncurkan Website Canggih, Wabup Apresiasi Terobosan Digital

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, INC Media — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jati Agung resmi meluncurkan website digital bernama NU Media Jati Agung, sebagai langkah nyata memasuki era transformasi teknologi. Terobosan ini menuai apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Apresiasi itu ia sampaikan disela sela kegiatan Pelatihan Manajemen Kepemimpinan NU (PMKNU) di […]

  • Bangun Generasi Papua Berkualitas, Satgas Damai Cartenz Salurkan Seragam Sekolah dan Tanamkan Kesadaran Anti Narkoba di Sarmi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Satgas Damai Cartenz Edukasi Pelajar Sarmi tentang Bahaya Narkoba dan Media Sosial, Salurkan Seragam Sekolah SARMI, Papua, INC MEDIA – Satgas Damai Cartenz terus memperkuat pendekatan humanis melalui dunia pendidikan. Kali ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial secara bijak kepada siswa SD-SMP Satu Atap Kasukwe, Kabupaten Sarmi, […]

  • Gugatan Nanda dan Antonius di MK Berpotensi Di tolak 

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Pesawaran (INC Media) — Sidang Perdana gugatan hasil Pilkada tahun 2024 Kabupaten Pesawaran yang dilayangkan pasangan Nanda- Anton mendapat kritik tajam dan berpotensi di tolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, dalam dua dalil gugatan yang dilayangkan oleh tim kuasa hukum Nanda- Anton terkait dugaan pemalsuan dokumen ijasah tidak relevan karena Aries Sandi pernah menjabat sebagai […]

  • Mendes Yandri : Fokus penggunaan Dana Desa tahun 2025 sesuai dengan Permendesa Nomor 2 Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta (INC Media) — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto kembali menyosialisasikan Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025. Setelah sebelumnya dilakukan secara virtual bersama para Kepala Desa di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jambi, kali ini  dilakukan […]

  • Beasiswa Pergunu Lampung: Mahasiswa Diminta Jaga Integritas dan Kembali Bangun Daerah

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle arif
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, INC MEDIA — Beasiswa Pergunu Lampung menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Para mahasiswa penerima beasiswa diminta menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta kembali ke Lampung setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Pesan tersebut disampaikan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung dalam acara pelepasan […]

expand_less