Way Kanan (incmedia.site) – Warga Kampung Bumi Merapi, Kecamatan Baradatu, digegerkan oleh penemuan jasad seorang pemuda yang tewas tergantung di ruang tamu rumahnya, Senin (3/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban diketahui bernama Agus Yudianto (20), warga Dusun 1 RT III, Kampung Bumi Merapi. Pemuda yang dikenal pendiam ini ditemukan pertama kali oleh adiknya, Beni Fujianto (17), dalam kondisi leher terikat tali tambang putih yang terjerat di kayu palang rumah.
Menurut keterangan warga, Agus jarang berinteraksi dengan teman-temannya, sehingga kejadian tragis ini menimbulkan tanda tanya besar: apa yang membuatnya nekat mengakhiri hidup?
Detik-Detik Penemuan Jasad
Malam itu, Beni Fujianto terbangun dari tidurnya dan membuka pintu kamar. Betapa terkejutnya ia saat melihat tubuh sang kakak tergantung di ruang tamu. Panik, ia langsung berlari ke mushola yang berjarak 100 meter dari rumah untuk memberi tahu ayahnya yang sedang menunaikan salat tarawih.
Sang ayah bersama warga segera mendatangi lokasi dan menemukan Agus sudah tak bernyawa. Aparatur kampung segera menghubungi Polsek Baradatu dan pihak Puskesmas Baradatu untuk memastikan kondisi korban.
BACA JUGA : Polsek Semaka dan Warga Tanggamus Berjuang Giring Gajah Liar Kembali ke Hutan
Hasil Pemeriksaan: Tak Ada Tanda Kekerasan
Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Agus. Namun, ada cairan keluar dari alat kelamin dan bekas hitam di lehernya, menguatkan dugaan bahwa ia memang meninggal akibat gantung diri.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan memilih tidak melakukan autopsi. Jenazah Agus langsung dimakamkan malam itu juga di TPU Kampung Bumi Merapi.
Meski begitu, kematiannya masih meninggalkan misteri. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa alasan Agus memilih jalan ini? Warga hanya bisa berspekulasi, sementara keluarga berusaha mengikhlaskan kepergiannya.(*)











