Jembatan Perintis Garuda, Peran TNI Perkuat Konektivitas Desa Sukaraja
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Pesawaran, INC MEDIA — Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata peran strategis TNI dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Melalui kegiatan ground breaking tahap III dan IV, jajaran TNI bersama pemerintah daerah memulai pembangunan jembatan di Dusun 1 Sungai Way Semah, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H., serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat yang menyambut penuh antusias.
Jembatan Perintis Garuda Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari inisiatif strategis nasional yang dilaksanakan oleh TNI melalui jajaran Kodam II/Raden Inten. Kegiatan ground breaking ini dilaksanakan serentak di wilayah Lampung dan Bengkulu sebagai bentuk komitmen nyata TNI dalam mendukung pembangunan nasional.
Kepala Staf Kodam II/Raden Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., menegaskan bahwa pembangunan ini memiliki makna lebih dari sekadar infrastruktur.
“Ini adalah wujud nyata komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan nasional serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi TNI tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di wilayah.
Peran Aktif Kodim dalam Pembangunan Wilayah
Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P. menjelaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan jembatan ini telah melalui proses survei dan perencanaan matang oleh jajaran TNI.
Di Kabupaten Pesawaran, pembangunan difokuskan pada dua titik strategis, yakni Kecamatan Gedong Tataan dan Marga Punduh. Untuk Desa Sukaraja, panjang jembatan mencapai sekitar 35 meter, sementara di Marga Punduh sepanjang 80 meter.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pertanian, distribusi logistik, serta mobilitas pendidikan,” jelasnya.
Dengan target penyelesaian sekitar 30 hingga 35 hari, TNI menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang cepat, tepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Bastian memberikan apresiasi atas dedikasi TNI dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di daerahnya.
“Kami sangat menyambut baik program ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan TNI. Diharapkan pembangunan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur menjadi energi positif yang mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Dampak Strategis bagi Masyarakat
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tidak hanya membuka akses fisik, tetapi juga memperluas peluang ekonomi dan sosial masyarakat. Kehadiran jembatan ini diyakini akan:
- Mempercepat mobilitas warga antarwilayah
- Meningkatkan distribusi hasil pertanian dan perdagangan
- Mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan
- Memperkuat ketahanan wilayah melalui kemanunggalan TNI dan rakyat
Ground breaking ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Pesawaran Aria Guna, S.Sos.I., M.M., Kapolres Pesawaran AKBP Alvie Granito Pandhita, S.I.K., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Umi Kalsum, S.H., M.H., serta jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan pelajar.
Dengan semangat pengabdian tanpa batas, TNI kembali menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun negeri dari desa.| Red
- Penulis: Redaksi
- Editor: Resmi Januari


